2 hari lalu, ayah kamu dinas ke solo dan ibu nginep di rumah uti manggar. Hari- hari ibu hanya tidur dan makan, diselingi main dengan kaka binar, abang umar dan kaka azizah. Ibu terlalu lemas untuk melakukan aktifitas lain, meski begitu Ibu makan cukup teratur dan banyak makan nasi 🙈.
Hari ini ayah kamu dinas lagi, ke Palembang pulang - pergi. Ga kebayang ibu, capenya kaya apa. Minggu kemarin ayah nginep di solo tetapi kerjaannya di Cepu, Solo - Cepu di tempuh 2 jam. Bolak balik aja uda 4 jam, Selasa pagi balik dinas langsung ngantor di Jakarta. Malam ketemu ibu bentar, pagi buta uda pergi lagi. Ayah kamu bekerja tanpa mengeluh. Pulang selalu dengan senyum dan langsung menyapa adek sambil elus perut ibu. Ayah kamu sudah sayang sama kamu semenjak belum bertemu. Anak idaman ayah, anak kesayangan ayah, anak yang dinanti ayah.
Sore ini ibu hendak menyiapkan baju untuk kami bepergian besok ke sentul, dan lanjut ke bandung karna ayah ada dinas (lagi). Tapi ibu merasa ingin rebahan terus. Semalaman ibu merasakan sakit di pinggang kanan, sudah ditempel koyo dari atas pinggang sampai paha tapi rasa pegalnya belum juga hilang. Rasa mual pun masih ibu rasakan setelah makan, padahal sore ini ibu makan (siang) dengan bakso yg isinya pun tidak banyak.
Berbeda ketika saat makan di rumah uti, tidak ada rasa mual. Adapun masih teralihkan dengan bermain bersama sepupu kamu yang ramai di sana. Setiap rasa sakit yang ibu rasakan saat kehamilan ini, ada doa yang terpanjat ke Allah agar pengorbananku ini menjadikan aku ikhlas untuk ditukar dengan anak yang shalih shalihah.
Ibu hanya berharap kamu tumbuh di rahim ibu dengan sehat, sempurna tumbuh kembangnya, lahir selamat dan sempurna. Kamu adalah anugrah dari Allah. Meski sebelumnya ibu ragu untuk memintamu, ibu merasa belum pantas meminta kehadiranmu. Tapi Allah sangatlah baik, Allah sayang kepada ibu dan ayah. Allah percaya bahwa kamu adalah sumber pahala kami. Semoga kamu merasakan kasih sayang kami ya nak.
9 tahun penantian kami, iya kami menanti. Dan kamulah hadiah terindah yang Allah anugrahkan sebagai pelengkap keluarga ibu dan ayah.
No comments:
Post a Comment